Saturday, 23 Zulhijjah 1440 / 24 August 2019

Saturday, 23 Zulhijjah 1440 / 24 August 2019

Mengenal Tiga Warisan Intelektual Ibnu Hayyan

Jabir Ibn Hayyan al-Kufi (738-813) berasal dari Kufa, Irak.

Jumat 19 Jul 2019 03:03 WIB

Red: Agung Sasongko

Infografis Ibnu Hayyan

Foto: Infografis Republika

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jabir Ibn Hayyan al-Kufi (738-813) berasal dari Kufa, Irak. Dialah yang pertama menjadikan alkemi dari seni menjadi sains, yaitu dari  taraf aurifikasi (usaha memproduksi emas atau perak dari logam lain) menjadi kategori eksperimentasi berdasar kuantitatif dengan peralatan yang dibuatnya sendiri.

Hingga kini, aurifikiasi masih ada yang dipakai dalam laboratorium modern. Dalam buku Dari Penakluk Jerussalem Hingga Angka Nol Karya M Shoelhi, dijelaskan beberapa warisan intelektual Jabir Ibn Hayyan. Di Barat, ia dikenal sebagai Geber.

Penjelasan kimia kontemporer tidak jauh berbeda dengan yang diberikan Jabir. Namun, dunia sains Barat tidak memandang Jabir sebagai perintis kimia modern.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA