Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Tim Bertabur Rekor

Timnas Putri AS lolos tiga kali beruntun di partai final Piala Dunia Wanita.

Jumat 05 Jul 2019 04:30 WIB

Red: Endro Yuwanto

Timnas putri AS bertabur rekor.

Foto: Republika

REPUBLIKA.CO.ID, Final Piala Dunia Wanita 2019 di Prancis pada Ahad (7/7) pukul 22.00 WIB akan mempertemukan timnas Belanda kontra Amerika Serikat (AS). Belanda menorehkan catatan bersejarah setelah untuk pertama kalinya melaju ke final. AS lebih dahsyat lagi, sejumlah rekor dicetak skuat AS yang mengejar gelar keempat di Piala Dunia Wanita. 

Rekor Timnas Putri AS:

- Merengkuh 3 kali juara pada Piala Dunia Wanita 1991, 1999, dan 2015.
- Tim pertama yang lolos 3 kali beruntun di partai final.
- Mencetak kemenangan terbesar di putaran final Piala Dunia (pria dan wanita) kala melumat Thailand 13-0 di fase grup.
- Sebelumnya, rekor kemenangan terbesar dicetak timnas pria Hongaria (9-0 vs Korsel/Piala Dunia 1954), Yugoslavia (9-0 Zaire/Piala Dunia 1974).
- Memenangi 11 laga secara beruntun di Piala Dunia Wanita, melewati rekor timnas putri Norwegia yang mencetak 10 kemenangan beruntun (1995 dan 1999).
- Satu-satunya tim yang selalu mencapai semifinal sejak Piala Dunia Wanita mulai digelar pada 1991.
- Striker AS Alex Morgan membuat rekor dengan 5 gol dan 3 assist untuk melahirkan 8 gol dalam satu laga saat vs Thailand. Ini jadi yang terbanyak dilakukan seorang pemain sejak 2011.
- Hanya 3 pemain lain yang memiliki 3 gol atau lebih dan 1 atau lebih assist dalam laga Piala Dunia Wanita. Yang pertama adalah Michelle Akers, yang juga pemain AS, saat menghadapi Taiwan pada 1991.
- Alex Morgan kini jadi top skorer sementara Piala Dunia Wanita 2019 bersama striker Inggris, Ellen White, dengan 6 gol. Untuk AS, Morgan sudah mencetak 107 gol dari total 168 laga.
- Jersey timnas putri AS memecahkan rekor dalam penjualan retail dari situs Nike dalam satu musim. Jersey itu dijual seharga Rp 1,27 juta di situs Nike.

Sumber: opta/bbc/coral
Pengolah: endro yuwanto

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA