Thursday, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 December 2019

Thursday, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 December 2019

Kronologi Teror Bom Sri Lanka

Delapan ledakan mengguncang sejumlah gereja dan hotel mewah Sri Lanka.

Rabu 24 Apr 2019 14:35 WIB

Red: Ani Nursalikah

Teror bom di Sri Lanka.

Foto: Republika.co.id

REPUBLIKA.CO.ID,

Delapan ledakan mengguncang sejumlah gereja, hotel mewah, dan beberapa tempat. Serangan bom menewaskan 290 orang dan melukai sekitar 500 orang, Ahad (21/4). 

Kronologi

  • 08.45 - Ledakan di hotel Shangri La di Kolombo.
  • 08.45 - Ledakan di Gereja St Anthony di Kochchikade, Kotahena, Kolombo.
  • 08.45 - Ledakan di Gereja Katolik St. Sebastian di Negambo.
  • 08.45 - Ledakan di Kingsbury Hotel di Kolombo.
  • 08.50 - Ledakan di Cinnamon Grand Hotel di Kolombo.
  • 09.05 - Ledakan di Gereja Katolik Roma Sion di Batticaloa.
  • 11.30 - Rapat Dewan Keamanan Darurat yang diadakan oleh Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe.
  • 11.40 - Pemerintah mengumumkan penutupan sekolah di seluruh negeri selama dua hari.
  • 12.15 - Presiden Maithripala Sirisena mengimbau masyarakat tetap tenang.
  • 13.45 - Ledakan di New Tropical Inn di Dehiwela, dekat kebun binatang nasional. Ini adalah ledakan ketujuh.
  • 14.15 - Ledakan di sebuah rumah di Dematagoda, Kolombo, saat penggerebekan polisi (ledakan kedelapan). Tiga polisi terbunuh.
  • 14.20 - Pejabat pemerintahan menutup kebun binatang negara di Dehiwela.
  • 14.30 - Pemerintah memblokir jaringan media sosial utama dan layanan pengiriman pesan, seperti Facebook dan Whatsapp.
  • 14.45 - Pemerintah mengumumkan jam malam seluruh negara tanpa terbatas.
  • 16.00 - Semua layanan transportasi berhenti.
  • 16.30 - Pemerintah mengumumkan penutupan semua universitas negeri tanpa batas.
  • 17.00 - Rapat kabinet khusus diadakan, dipimpin oleh Perdana Menteri Wickremesinghe.
  • 17.20 - Polisi mengumumkan jumlah korban tewas telah meningkat menjadi 207 dengan 450 orang terluka.
  • 19.00 - Polisi menemukan sebuah van yang digunakan untuk mengangkut bahan peledak.
  • 19.15 - Kepala Pariwisata mengatakan 32 orang asing tewas dan 30 lainnya luka-luka.
  • 20.50 - Perdana Menteri memerintahkan penyelidikan soal dinas intelijen yang gagal menindaklanjuti peringatan tentang serangan itu.
  • 21.30 - Polisi mengatakan 13 orang ditangkap, semua adalah warga Sri Lanka.
  • 22.30 - Serangan bom bensin di masjid dan pembakaran di dua toko milik Muslim dilaporkan di dua bagian negara itu.

Sumber: Reuters/BBC
Pengolah: Ani Nursalikah/Fergi Nadira

Sumber : Republika.co.id
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 

 

IN PICTURES