Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Serangan-Serangan Menyasar Muslim

Serangan yang menyasar Muslim dengan motif kebencian meningkat di negara Barat.

Senin 18 Mar 2019 14:32 WIB

Red: Nur Aini

Serangan menyasar Muslim bermotif kebencian

Foto: Republika

REPUBLIKA.CO.ID, Peneliti mendokumentasikan serangan yang menyasar kepada Muslim dengan motif kebencian meningkat di negara Barat.

2016

AS - Agustus 2016, seorang Imam New York, AS dan rekannya ditembak dan meninggal di dekat jalanan ramai di dekat masjid mereka di Queens. Polisi mengatakan penembakan itu bermotif kebencian. Penembaknya ditangkap dan didakwa atas pembunuhan.
 
Swiss - Desember 2016 seorang laki-laki berusia 30 tahun masuk masjid di pusat kota Zurich. Ia menembak beberapa laki-laki yang sedang minum teh setelah shalat. Tiga orang terluka atas kejadian tersebut.

2017

Kanada - Januari 2017 Alexander Alexandre Bissonnette, 27 tahun membunuh enam Muslim yang sedang beribadah di sebuah Masjid di Quebec. Sekitar 19 orang terluka dalam serangan itu. Bissonnette dipenjara seumur hidup untuk mempertanggungjawabkan tindakannya.

AS - Mei 2017 dua orang ditikam sampai meninggal ketika mereka membela dua orang perempuan Muslim yang dihina seorang laki-laki di Oregon. Korban ketiga terluka dengan serius. Penyerangnya diidentifikasi Jeremy Joseph Christian yang berusia 35 tahun.

Inggris - Juni 2017 seorang laki-laki 48 tahun menabrakan mobil van ke rombongan Muslim yang berjalan menuju masjid. Peristiwa itu menewaskan laki-laki berusia 51 tahun dan melukai sembilan orang lainnya. Osborne mendapat hukuman 43 tahun penjara. Ia didakwa atas kejahatan yang berhubungan dengan teroris.

Spanyol - Agustus 2017 sejumlah kejahatan terhadap Muslim di Spanyol dilaporkan meningkat. Terutama setelah serangan mematikan di masjid-masjid di Barcelona dan Cambrils ketika masjid-masjid di kota-kota Granada, Fuenlabrada, Logrono, dan Sevilla dilecehkan dan dibom.

2019

Selandia Baru - Maret 2019 sebanyak 50 orang meninggal dalam penembakan yang dilakukan warga Australia Brenton Tarrant di dua masjid wilayah Christchurch, Selandia Baru. Ia sudah ditangkap dan akan segera menghadapi dakwaan.

Sumber: Aljazirah
Pengolah: Lintar Satria/ Nur Aini

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 

 

IN PICTURES